Minggu, 23 November 2014

Penjaga Hatiku



Cerpen ini sebenernya curahan hati gue dan cerpen ini bisa di sebut kisah nyata gue hahaha. selamat membaca :)
            
   “Aku udah ikhlas Jes!’ tulisku kembali pada balasan di bbm karena dari tadi handphone ku ribut karena bbm masuk darinya “Aku ga yakin kamu ikhlas, aku minta maaf ya Key, aku selama ini ngejauh dari kamu Cuma karena nggak enak aja sama kamu” aku membaca kembali balasan dari Jesica, apa apaan ini dia hampir membuatku membunuhnya, dan sekarang? “Udahlah ya nggak usah ngomong gitu deh, kalo maksud kamu gaenak sama aku karena kamu jadian sama Alvin, dan kamu tunjukin dengan cara ngejauhin aku itu salah besar Jes, kamu dan Alvin itu sama sama pecundang dan aku udah terlanjur sakit hati dan kecewa sama kamu, yang tadinya aku nganggep kamu sebagai sahabat sejati ternyata aku salah, kamu ga jauh dari namanya muka dua! Dan aku benci! Aku benci orang yang bermuka dua!’ jari jemariku kecatan dalam menulis balasan dan langsung kukirim begitu saja, ketika sadar sepertinya aku terlalu berlebihan menanggapi masalah ini yang ada sekarang aku mendekap mukaku ke bantal dihadapanku dan menangis sepuasnya
 
  Aku tersentak dari tidurku, perlahan aku melihat ke jam dinding, jam 1 dini hari, sepertinya aku ketiduran tadi, ketiduran dalam keadaan menangis, dapat ku pastikan wajahku sekarang sangat berantakan, refleks tanganku langsung meraba raba kasur mencari barang yang paling penting untukku, ponselku, ya… aku langsung membangunkan ponselku dari istirahatnya maksudku menghidupkan ponselku yang kumatikan saat menulis pesan tanda kecewa kepada jesica mantan sahabatku itu, saat ponselku sudah hidup seperti sedia kala, langsung ku geserkan kendalinya ke menu dan kubuka app-bbm, tujuanku membuka itu tak lain tak bukan ingin melihat balasan dari jesica, namun tak ada balasan darinya, pesan terakhirku berakhir hanya dengan dibaca, tak peduli akan itu yang ada aku langsung menelusuri kontak bbm ku dan mulai mencari nama Ricco Pratama ya.. semoga saja dia terus memperhatikan ponselnya PING!!’ tulisku dipesan dan langsung mengirim kepadanya, tak harus menunggu lama pesanku langsung dibalas olehnya Key, belom tidur? Besok aku gabisa liat cantikmu loh! balasnya, ah disaat seperti ini ia masih bisa saja membuatku tersenyum dengan indahnya, Um, ric… aku boleh nanya? aku tak mau berbasa basi untuk saat ini, ya lebih baik aku langsung ketopik pembicaraan saja setelah ricco membalas langsung kutulis apa yang ingin ku sampaikan kepadanya Menurutmu salah tidak jika aku tak memaafkan jesica? Sebenarnya berat jika aku ingin melupakan semua hal yang baru saja dia lakukan kepadaku, ya tapi.. berat juga rasanya ketika aku tak memaafkannya aku berharap Ricco bisa memberikan solusi kepadaku tentang hal ini Kamu harus maafin dia, Key! Gimanapun juga dia ga selamanya salah kok, gimanapun juga kamu ga boleh lama lama marahan kayak gitu sama dia, dia berhak dapet keadilan maksudku.. kamu harus maafin dia, kamu harus mulai ini dari awal aku yakin dia ngelakuin itu juga ada maksud tertentu demi kebaikan kamu misalnya? Ya kan? aku masih mempertimbangkan balasan Ricco barusan, Jesica memang butuh dimaafkan oleh aku, tapi.. kenapa untuk saat ini aku belum bisa, seperti masih saja ada dendam yang bergejolak ditubuhku ini membuat diriku ingin selalu menyalahkan Jesica terus menerus.
 
Kuakhiri obrolanku bersama Ricco, aku tak membalas pesannya yang terakhir barusan hanya kulihat lalu langsung melempar ponselku begitu saja, terus ku pikirkan apa yang harus kulakukan maafkan atau tidak? Aku tak bisa berpikir dengan jernih sekarang sudah sekitar 10 menit kutumpahkan segala perasaanku namun tak ada gunanya aku berpikir sendiri seperti ini, aku sangat membutuhkan Ricco, dan kembali bunyi bbm masuk dari ponselku memecahkan lamunanku kembali, Ricco mengirim 3 pesan sekaligus Key! Coba seandainya aku ini Jesica apa yang akan kamu lakukan? Key! Kamu butuh Jesica disaat saat seperti ini! Key, Tuhan aja maaf pemaaf masa manusia nggak? Kamu harus inget Key, kamu pasti gabisa berdiri sendiri tanpa panutan seorang teman baik, maksudku pasti kamu akan merindukan masa masa dimana kamu dan Jesica bersama, bagaimanapun Jesica pasti ga mungkin punya niat buruk buat nyakitin hatimu, Jesica pasti masih berpikir dua kali buat nerima Alvin waktu itu aku yakin itu, kamu harus tau Key!! Aku harap kamu bisa memaafkan Jesica dan berteman seperti sedia kala lagi, Jesica lah segalanya. Aku peduli makanya aku ingin mendamaikan kalian berdua! Kamu mau kan key? pesan yang terakhir terus kupandangi, lalu kubaca saja berulang kali untuk mengerti apa maksud Ricco dibalik semua ini? Haruskah? Baiklah… aku tak punya pilihan sepertinya memang harus kulakukan.. demi kebaikanku dan juga tentunya Jesica  
 
Aku dan Jesica sudah berteman kembali seperti sedia kala, permintaan Ricco tadi malam kulakukan, walaupun aku tau akan sedikit renggang juga jika aku berteman kembali dengan Jesica si muka dua ini, perasaan dendam masih saja kupendam, aku tak berani mengungkapkan rasa dendamku kepada Jesica, yang ada nanti kami malah bertengkar lagi “Key, kekantin yuk.  Hari ini aku traktir kamu” seru Jesica kepadaku seraya merangkul pundakku, aku hanya mengangguk dan pergi mengikuti ia berjalan menyusuri aula sampai ke kantin sekolah, “Alvin mana? Nggak biasanya pergi tanpa kamu” kuberanikan diriku untuk bertanya akan hal itu “dia lagi ada rapat basket katanya,” balas Jesica seraya mencomot donat coklat kemulutnya langsung, “Oh” gumamku, “KEY!” panggil seseorang dari belakang yang sudah kuhafal itu suara siapa, ya.. Ricco Pratama laki laki yang akhir akhir ini selalu terbawa dalam mimpi dan juga pikiranku tentunya “hey Ric” seru ku seraya menoleh kebelakang ‘Syukurlah kalian sudah berteman seperti sedia kala, senang aku melihatnya’ ujar Ricco seraya tersenyum sumringah penuh kemenangan seakan akan dia baru menang undian lotre, aku dan jesica hanya tersenyum simpul melihat tingkah Ricco, Key, malam ini aku mau kamu dandan cantik cantik terus pergi ke Mercusuar Resto aku tunggu jam 19:30, okay? bisik Ricco cepat lalu langsung pergi berlalu meninggalkanku, “cie, yang diajakin dinner, good luck ya! seru Jesica seraya menepuk pundakku pelan lalu tersenyum perlahan kearah ku, sepertinya mulai saat ini aku harus bisa memaafkan Jesica setulus hati bukan karena permintaan seseorang. Jes, kumaafkan dirimu, aku memang tak akan bisa kalo tidak bersamamu, gumamku dalam hati
 
  Sekolah sudah bubar sekitar 20 menit yang lalu, Jesica sudah pulang duluan karena harus menghadiri acara syukuran dirumah sepupunya, sedangkan aku tadi baru saja disuruh mrs.Helena untuk bertemu dia lagi, buru buru ku langkahkan kakiku untuk pergi pulang, karena baru ku ingat hari Sabtu ada serial drama korea favoritku, karena terlalu terburu-buru aku sampai tak melihat jalan dan menambrak seseorang, kutundukan kepalaku tapi secara langsung parfum yang mungkin berasal dari tubuh orang yang baru saja ku tabrak ini perlahan menusuk masuk kehidungku, parfum ini.. aku mengenalnya! Ya tak salah lagi, aku menabrak Alvin! oh gosh, Um, maaf Alvin. aku terlalu terburu-buru ucapku seraya menunduk kembali, Ah Keyla! Udah lama ga ngobrol, kata Alvin dengan nada dibuat buat, seakan akan aku dan Alvin bak seorang teman lama yang sudah lama tak bertemu, padahal dia kan selalu bertemuku, walaupun tak disengaja, Eh? Haha ya kupaksakan diriku untuk tersenyum walau sebenarnya malas sekali kalo berurusan dengan laki laki yang baru saja membuat hatiku hancur tak ada bekas, sampai aku harus sibuk browsing setiap hari untuk mengetik di tab search CARA AMPUH UNTUK MOVEON
 
  “Hey, Key! Jangan manggut manggut aja, kebetulan banget kamu belum pulang aku ada sesuatu yang mau dibicarakan Seketika nada bicara Alvin jadi lebih serius dan menatapku tajam, ada apa dengan cowok ini? Aku.. pengen kamu jadi pacar aku! *PLAKK* kudaratkan tamparan ke pipi tirus Alvin, bisa bisanya semudah itu ia mengatakan hal seperti itu, mengatakan hal yang dulu aku ingin sekali dengar dari mulut manisnya itu, tapi ia baru mengatakannya setelah dia menyakiti hatiku, menyisingkan sebagian hatiku, dan membuatku membencinya, memang benar dia lak- laki brengsek dan pecundang tentunya Aku, tidak akan pernah mau menjadi pacarmu setelah apa yang kau lakukan kepadaku, Alvin.. aku tau kamu masih punya hubungan dengan sahabatku Jesica, dan tolong jangan katakan kamu ingin menduakan dia! Aku tak bisa memaafkanmu jika kamu memperlakukan sahabat baikku semena mena, aku pikir cukup aku saja yang diperlakukan semena mena olehmu, tapi tolong jangan Jesica.,Alvin
 
Oke, Keyla.. fokus! Jangan pikirkan kejadian tadi, anggap saja angin lewat, Alvin pasti bercanda atau mungkin aku yang salah dengar, kan bisa saja. Ah sudahlah…
 
  Jarum panjang menunjukkan ke angka 12 dan jarum pendek menunjukkan ke angka 7, sudah 2 jam aku memilih baju untuk pergi keluar karena sudah janjian dengan Ricco, tak ada baju yang cocok pikirku karena aku kurang percaya diri, aku sempat bertanya kepada Jesica tadi dan balasannya pake dress selutut aja, aku yakin Ricco bakal merhatiin betapa naturalnya kamu malam ini dari tadi kucerna pesan Jesica, ada benarnya juga sih, sepertinya memang harus.
 
Sudah hampir pukul 19:30 namun aku belum sampai juga, Mama tak bisa mengantar jadi lebih baik aku suruh Pak Yono untuk mengantarku, selama didalam mobil aku terus memperhatikan penampilanku dari ujung rambut sampai ujung kaki, dress selutut, rambutku ku biarkan tergerai dan kuberi sentuhan sedikit dengan memberi pita diujung rambutku, aku sengaja memakai sepatu flat bewarna cokelat merk garsel itu karena kupikir akan sangat senada dengan dress-ku, sesekali aku memperhatikan diriku ke arah kaca kemudi, Pak Yono spontan berkomentar Udah cantik kok, non gausah dipikirin karena salah tingkah yang ada aku hanya tersenyum menanggapi ucapan pak yono, beberapa menit kemudian aku sampai di restoran yang dijanjikan Ricco, Mercusuar Resto, takut membuat Ricco menunggu lama, tanpa basa basi tanpa celingak celinguk lagi kulangkahkan kakiku masuk kedalam dan sudah kulihat Ricco duduk menunggu dengan tenang, malam ini sungguh Ricco tampak sempurna dengan kemeja putihnya yang diberi pelengkap rompi bewarna cokelat membuat kesan lebih gentle lagi dasinya dibiarkan longgar begitu saja, aku terpaku sedikit lama dengan penampilang Ricco malam ini, ah! Keyla! fokus! Jangan ciptakan suasana memalukan untuk malam ini, kuberanikan menuju langsung kemeja Ricco, Maaf, aku terlambat Ricco kataku seraya tersenyum nyengir kearah Ricco,
Ricco langsung menatapku penuh takjub dari ujung rambut sampai ujung kaki “hey Ricco? Kenapa? Penampilanku terlalu norak malam ini? seruku mengacaukan lamunannya Engg.. enggak! Kamu… sempurna sekali malam ini, Key.. sungguh membuatku hampir tak bernyawa karena kecantikan dan keanggunan kamu tukas Ricco sampai membuatku tersanjung dengan gombalannya itu, Ah Ricco..
 
  “Key..panggil Ricco lirih Hmm? jawabku seraya tersenyum singkat kearahnya “Sejak tarakan pertama kita, aku sudah menganggumimu, kau matahariku, kau segalanya Key.. aku tersanjung, aku selalu ingin terus bersama dirimu, Key.. dimanapun itu, kau suatu mimpi yang harus kuperjuangkan sekarang, dan sepertinya sekaranglah waktunya untuk meraih dirimu, kamu mau kan jadi penjaga hatiku? Mendengar semua keluh kesahku, menjadi bagian dari hari hariku, dan akan selalu ada saat aku membutuhkanmu, Aku mencintaimu.. Keyla Nataline, sungguh mencintaimu jelas Ricco panjang lebar seraya menyodorkan mawar merah dan mengelus pelan tanganku, aku tak tau apa yang harus kulakukan sekarang, bibirku bergetar, perasaan senang,haru bercampur menjadi satu, aku tak mau membuat Ricco menunggu harus kujawab sekarang juga! YA!!! AKU MAU, RICCO PRATAMA. AKU JUGA MENCINTAIMU kemudian aku memeluk Ricco erat-erat, menangis didekapannya, menangis haru
 
   Inilah kisah cintaku, hal yang dapat aku petik dari penjaga hatiku sekarang adalah bahwa sesungguhnya cinta pada pandangan perama itu nyata... seperti hanya dirinya yang mencintaiku pada pandangan pertama

***

 Aku kira derita yang aku hadapi sekarang telah lengkap, mulai dari di PHPin di selingkuhin sampai  di bully telah aku rasakan. Pahitnya kehidupan telah menjadi makananku setiap hari sehinga bahagia pun rasanya telah jarang aku rasakan. Namun saat dia datang di kehidupanku perlahan kebahagiaan itu mulai muncul dan keterpuruku pun mulai beranjak hiang. Sekarang aku telah menjadi wanita yang ceria, periang dan tidak ada lagi yang membullyku karena dia selalu disampingku untuk menjagaku. Hari-hariku pun terasa sangat berwarna. Mungin ini yang dinamakan jatuh cinta , yang tadinya merasa diri tersiksa ntah mengapa sekarang tak lagi hampa.

***

Namaku Keyla Nataline seorang siswi kelas XI dari salah satu seolah favorit di Bumi Rafflesia. Aku mempunyai seorang sahabat bernama Jesica Amelia. Jesica sahabatku orangnya bawel, cerewet, tidak bisa diam, dan sangat tomboy tetapi dibalik sifatya yang nyebelin itu hanya dia lah yang paling bisa mengerti aku “woi Key kantin yuk” tiba-tiba Jesica datang membuyarkan lamunanku “apaan sih kamu Jes ngejutin aja” sambutku sewot “ lagi ngelamunin apa tuh, pasti anak basket itu kan” sontak aku langsung menatap ke arah Jesica yang sedang mencoret buku yang ada didepannya “udah ah aku laper nih, kantin yuk” sambung Jesica sambil menarik tanganku “yaudah iya sabar aku beresin buku dulu” aku dan Jesica melangkahkan kaki menuju ke kantin dan tak disangka ternyata disana ada seseorang yang sangat familiar bagiku ya Alvin Aprilio Ridho yang tentu saja mengalhkan pandanganku ke arahnya  “Key Jes sini gabung sama aku aja ga enak makan sendirian” “teraktir ya” jawab jesica “oke, sana pesen makan sana”  Jesica dengan mudahnya bertingkah seperti ia biasanya sedangkan aku hanya bisa terdiam lidahku terasa keluh saat berada dihadapannya, andai Alvin mengetahui hal ini dan aku berani menampakkannya mungkin aku bisa dengan mudahnya seperti Jesica. Makanan yang dipesan Jesica telah sampai dimeja kami dan dengan lahapnya dan tanpa malu-malu Jesica langsung membabat habis makanannya lagi-lagi sangat beda dengan aku. Namun karena terlalu bersemangat Jesica pun tersedak dan melihat hal itu Alvin pun tertawa sekencang-kencangnya. Melihat Alvin tertawa aku pun merasa bahagia walaupun bukan aku yang membuat dia bahagia.

Bel masuk pun berbunyi dan kamipun berpisah setelah Alvin membayar semua makanan yang kami makan tadi. “jagain tuh Keyla ntar digigit semut loh secara Keyla kan manis banget gak kayak kamu udah jelek bau lagi” usil Alvin kepada Jesica. Mendengar hal tersebut muka ku pun memerah  layaknya udang rebus  “apaan sih vin? udah sana bel udh bunyi tuh masuk sana” kataku malu-malu “hus pergi sana kekelas” Jesica sewot. Kami berjalan menuju ke kelas “cie yang mukanya merah dibilang manis sama alvin cie” jesica mencolek daguku “kata siapa merah coba nggak kok” sangkalku “udah yuk masuk nanti kita dimarah” pelajaran  hari itupun aku lewati dengan sangat semangat karena mendengar perkataan Alvin tadi hingga hari itu dan pelajaran hari itu pun terasa tak sulit aku lalui. Begitulah cinta yang membuat orang sangat bersemangat, awalnya.

  Hari-hari yang aku lalui sangatlah berwarna karena  Alvin dan Jesica yang selalu ada disampingku. Namun tiba-tiba Alvin menghilang selama beberapa hari dan beberapa hari pula aku tidak bersemangat untuk sekolah, karena Alvin lah yang membuat aku semangat untuk datang ke sekolah “Jes, Alvin mana ya? Udah tiga hari gak kelihatan” tanyaku cemas “lah mana aku tau, udah ditelan bumi kali tuh anak” Jesica pun tertawa “apaan sih Jes, jangan gitu ah” aku pun  menyenggol Jesica yang sedang tertawa “cie yang khawatir Alvin gak ada” “udah ah udah Je, aku khawatir saa Alvin. Biasanyakan kita makan bertiga ke kantin”

 Tiga hari telah aku lalui tanpa melihat Alvin, namun setelah itu Alvin muncul kembali dan entah mengapa Alvin begitu berubah, dia lebih sering berdua dengan Jesica dan Jesica pun lebih memilih pergi dengan Alvin di bandingkan dengan aku sahabatnya “Jes nanti malem temenin aku beli sepatu yuk” ajakku “maaf Key aku udah ada janji sama Alvin mau nonton konser METALIKA nanti malem” jawab Jesica cepat “yaudah deh Jes lain kali aja deh” jawabku lesu. Ada apa mereka berdua? Mengapa tidak mengajak aku? Mengapa mereka selalu berdua sekarang? Apakah Alvin suka sama Jesica? Semua pertanyaan itu muncul di benakku.

Hari ini weekend, 2 hari yang lalu mama janji mengajakku untuk pergi ke mall bersama, lumayan bisa beli barang baru pikirku. “Ma aku udah siap nihh! teriakku dari lantai 1 seraya memakaikan pita bewarna merah ke rambutku yang lurus, Mama akhirnya turun dan langsung menyambar kunci mobil yang tadinya tergeletak di meja makan “yok, Key seru mama langsung.

Sebetulnya aku tak ingin pergi hari ini, ya kalian tau kan kenapa alasannya? Aku masih memikirkan hubungan jesica dan Alvin yang dari ke hari semakin dekat, membuatku semakin sakit hati saja, jesica juga semakin hari semakin cuek saja kepadaku, kemarin aku tak sengaja menumpahkan minuman kemejanya, biasanya kalo aku melakukan hal yang semacam itu jesica tak gampang marah, malah mengejekku dan selalu memaafkan kecerobohanku ini, tapi hari itu ia marah besar dan langsung pergi dari hadapanku, anak itu jadi temperamental sekarang. hey! Key kok diem aja, nanti mau beli apa! tukas Mama mengagetkanku Nggg… Keyla boleh beli sepatu baru kan ma kataku terbata bata karena sikap mama barusan, mama tak boleh tau kalo sebenarnya aku sedang memendam masalah yang sedikit serius bagiku.

Mega mall, salah satu mall kebanggaan kotaku, ya Bengkulu. Tempatnya yang strategis dan selalu dikunjungi banyak pengunjung ini, biasanya aku dan jesica juga suka pergi ke mall ini, kalo sedang ada waktu luang tapi hari ini aku pergi bersama mama karena mungkin jesica masih marah kepadaku, mungkin juga dia sedang janjian dengan Alvin, huh! Sebaiknya hari ini aku harus menjauhkan pikiranku dari mereka berdua! Dan aku juga harus berprasangka baik kalo sebenarnya jesica dan Alvin hanya teman biasa, aku tak akan mau menuduh sahabat baikku sembarangan, bagaimanapun juga jesica bertingkah seperti itu kemarin mungkin sedang ada sesuatu yang sulit untuk dibicarakan makanya terbawa emosi sendiri, Ah… hari ini sebaiknya aku santai santai saja bersama mama.

Ma! Beliin aku sepatu Nike ya! kataku memohon kepada mama, aku mulai menyukai jenis jenis sepatu seperti ini, kadang aku suka sekali melihat Alvin memakai sepatu Nike miliknya yang bewarna hitam bercorak itu, aku juga ingin punya sepatu seperti itu, Hihi.. Kok gabiasanya kamu milih sepatu seperti ini? Biasanya kamu kan suka pake sepatu flat Ujar mama heran dan langung menatapku penuh pertanyaan Gak kok, Keyla cuma tertarik aja sama sepatu ginian, lagian banyak kok ma temen Keyla yang pake sepatu gini, kan lagi tren ma, boleh ya? seruku kepada mama berharap mama membolehkanku untuk memiliki sepatu ini, untungnya mama mengangguk mengiyakan dan langsung membayar sepatu kekasir. Setelah cukup lama berkeliling mall membeli beberapa baju baru dan barang lainnya, aku dan mama memutuskan untuk pergi ke food court dan memesan makanan, namun ada sesuatu yang mengganjal ketika mataku menjuru kesekeliling food court, ya tak salah lagi itu jesica sahabat baikku dan… Alvin.

Ma, pulang aja yuk. Keyla capek banget makanannya dibungkus aja gausah makan disini timpalku kepada Mamaku spontan, aku sudah tak tahan lagi melihat mereka berdua apalagi aku juga tak sengaja melihat Alvin mengelus rambut Jesica lembut, hatiku semaki remuk saja dibuat mereka, tak bisa menahan lagi yang ada air mataku jatuh dari kelopak mataku langsung membasahi pipiku, aku tak mau kalo mama melihatku dengan keadaan seperti ini, namun terlambat mama sudah melihat wajahku yang sudah penuh dengan air mata Keyla! Kamu kenapa nangis? Tanya mama dengan tatapan penuh keibuannya itu, ia langsung menyingkirkan air yang sedikit menggenang di sekitar mataku, lalu refleks memelukku, aku langsung merasakan kehangatan yang diciptakan mama sekarang, kehangatan pelukan seorang ibu sepertinya mama mengerti apa yang kurasakan ketika melihat Jesica teman baikku itu bermesraan dengan Alvin lelaki yang sudah lama ku taksir, lagipula Jesica tau kalo aku menyukai Alvin, dan selalu berusaha untuk mendekatkanku dengan Alvin, namun sekarang? Kenapa Jesica lakukan itu kepadaku? Jadi ini arti persahabatan kami selama ini? Jadi ini balasan sikapku yang selalu perhatian, baik kepadanya? Jadi ini yang namanya TEMAN MAKAN TEMAN? Jesica memang tak mengerti perasaanku.. harusnya aku tau dari dulu dia juga menyukai Alvin, dan harusnya aku tau dari dulu Jesica menjadikan aku umpan untuk mendekati Alvin, dan aku harusnya juga tau Alvin dan Jesica sudah lama saling menyukai…
***
Aku berlari kecil menuju perpustakaan, hari ini mrs. Helena guru bahasa inggris kami menyuruhku untuk menemuinya di perpustakaan, mungkin ada sedikit masalah yang harus dibicarakan kepadaku, karena terburu buru aku sempat menabrak seseorang Ups maaf ucapku kepadanya, dan langsung kutolehkan wajahku yang tadinya menunduk kepada seseorang yang mungkin sedang menatapku ini dan… Oh my gosh! Tidak apa, aku juga minta maaf serunya seraya tersenyum lirih kepada diriku, lalu langsung berlalu meninggalkanku, aku tak bisa berkata satu patah kata pun lagi, senyumannya membuatku meleleh langsung begitu saja, siapa dia? Aku belum pernah melihat dirinya sebelumnya, mungkin dia anak baru ya.. bisa saja kan.

Jes, aku boleh minjam catatanmu nggak, tadi kan aku keluar untuk ketemu sama mrs. Helena, jadi nggak sempet nyatat kataku kepada Jesica berharap Jesica tak lagi marah kepada diriku, tapi seharusnya aku yang marah dan kecewa kepada dirinya Maaf ya, catatanku mau kupinjamin sama si Alvin, aku udah janji soalnya jelas Jesica seraya bangkit dari bangkunya lalu pergi keluar kelas. Apa lagi yang harus kulakukan? Kenapa jesica jadi bersikap seperti ini kepadaku?

HEY! HEY AYOO KELUAR ADA BERITA PENTING NIHH, IT U ALVIN KAPTEN BASKET MAU NGUMUMIN SESUATUU! LAGI HEBOH BANGET DILAPANGAN! seru temanku Lita, karena penasaran aku langsung berlari keluar kelas menuju lapangan dan melihat apa yang sebenarnya terjadi. Alvin menyodorkan bunga mawar seraya berjongkok memohon kepada… Jesica yang dulunya aku sebut sahabat sejati namun ternyata tidak, dan kalian tau apa yang dilakukan Alvin? Ya.. tak salah lagi itulah yang dilakukannya… Lagi lagi aku tak bisa menahan air mataku jatuh, saat itu kubiarkan saja walaupun semua orang akan menatap heran, aku langsung berlari menghadap kebelakang namun lagi lagi, aku menabrak seseorang, Ah maaf ucapku, dan lagi lagi.. aku menabrak laki laki itu.. laki laki yang memberikan senyumannya itu, laki laki yang membuatku meleleh karna senyumannya itu, Hey kamu kenapa?, um.. Keyla Nataline Tanya nya seraya melihat namaku yang tertera di seragam dan.. aku juga sempat melihat namanya Ricco Pratama’’ sebuah nama yang sangat cocok untuk laki laki yang berdiri dihadapanku sekarang
***
Ohoh, aku mengerti Key” kata Ricco sambil menghapus air mataku “aku cuma gak nyangka aja Jesica yang dulu aku anggap sebagai sahabat tapi ternyata menuusukku dari belakang” air mataku pun tak henti-hentinya menetes “udah deh Key cewek cantik gak boleh nangis ya nanti cantiknya dibawa air mata” rayu Ricco sambil menghapus air mataku lagi, aku pun hanya tersenyum simpul mendengar perkataan Ricco barusan. Aku dan Ricco pun larut dalam canda tawa. Ricco lelaki yang baru saja aku kenal bisa membuat aku nyaman di dekatnya dan membuat beban pikiranku sedikit ringan, walaupun aku masih saja memikirkan Alvin... ya Alvin
  
 Sulit rasanya untuk melupakan Alvin, sulit untuk merelakan Alvin bersama Jesica sahabatku. Tapi ntah mengapa Ricco selalu datang untuk menghiburku, aku masih tidak bisa menerima kenyataan kalau cintaku bertepuk sebelah tangan. Aku selalu melihat mereka bersama dan hal itu membuat rasa sakit di hatiku semakin menjadi-jadi. Dan setiap kali aku melihat mereka bersama selalu ada Ricco di sampingku. Seiring berjalannya waktu Ricco mampu membuatku larut dalam kesenangan dan sedikit melupakan laki laki itu.. maksudku Alvin, dan Ricco juga selalu bersedia menjadi teman curhatku, berusaha menjadi kakak bagiku, dan selalu berusaha menjadi yang terbaik bagiku, Ricco bagaikan pengganti Jesica dan juga.. aku menganggumi Ricco. Sungguh.
Suara chat masuk dari facebook memecah keheninganku di kamar, aku buru buru mengalihkan pandangan ke laptop, ada obrolan masuk, aku langsung mengklik obrolan yang masuk, Alvin Aprillio Ridho “Cewek!” tulisnya, apa? Aku tidak salah? Alvin menyapaku di obrolan? Ada apa ini? Setelah cukup banyak topik yang dibicarakan Alvin, dan sekarang tak tau mengapa jariku ingin mengetik sesuatu ya, secara langsung aku sudah mengirim pesan untuk Alvin, yang berisi Kok kamu gak biasanya ngechat aku? Jesica kemana? karena takut akan jawaban Alvin nantinya yang ada aku terus menutupi mukaku dengan rasa khawatir yang amat sangat, tiba tiba suara chat masuk kembali berdering dari laptop dan langsung kuberanikan diriku untuk melihat jawaban dari Alvin, “Gak apa aku Cuma mau minta maaf aja, sebenarnya ini aku Jesica’’ DEG!, aku tak tau menahu dan sekarang karena sudah tak tahan aku keluar dari fb ku menutup laptop dan kembali handphone ku yang sekarang berbunyi terus menerus tanda ada bbm masuk

Jumat, 06 Juni 2014

Tips Kentut di Tempat Umum

Oke kali ini gue mau ngeblog yang berbeda dengan sebelumnya. Kali ini gue mau ngepost tentang Tips Kentut di Tempat Umum. Mungkin topik yang kali ini agak nyeleneh yah. tapi ini sengaja gw share karena belom ada yang berbagi ilmu soal teknik ini.

padahal secara gak sadar kita sering banget mengalami masalah ini. Yap! kebelet kentut di tempat umum.

Susah2 gampang juga untuk menyikapi masalah ini. Soalnya meski ini sepele, tapi efeknya bisa menyangkut harkat dan martabat bangsa dan kedamaian dunia.

Iya kalo pas kita kebelet kentut itu kita lagi bareng temen2 yang uda akrab, mau kentutnya ngebass mah juga gak masalah, Nah kalo kita kebelet kentut pas lagi di Cafe Gay yang isinya homo2 lapar pantat rapet?

kalo sampe kentut kita nyaring, maka bersiaplah untuk menjadi mangsa empuk para Pantat-Tarian (Penikmat Pantat) itu.

Atau misal kebelet kentut pas lagi ada acara makan malem bareng ortu pacar? bingung kan?? Oleh karena itu, Gw sebagai Duta Kentut indonesia, akan berbagi tips sesat kepada kalian untuk menghadapi masalah pantat bejat ini. Let's get it started guys! :v 

1. Di Acara Pengajian

Berdasarkan pengalaman gw sendiri nih, soalnya di keluarga besar gw, biasanya ada acara pengajian keluarga yang diadakan setaun sekali. Di acara ini, biasanya ada tambahan dakwah ustadz. Nah, kebetulan gw sering banget kebelet kentut pas moment2 kayak gini. serba salah, mau berdiri dan keluar, gak enak diliat banyak orang, mau kentut secara frontal, takut kalo sampe orang2 di sebelah gw mendadak murtat.

Akhirnya gw nemu satu cara untuk menuruti nafsu kentut pantat bejat gw ini. Yap, di sini dibutuhkan ilmu pernafasan "buka-tutup-katup" kayak ibu2 hamil.

Jadi, kita harus nunggu sampe akhir dari dakwah, dan sang ustadz baca do'a.

nah biasanya kan kalo ustadz baca do'a, para jama'ah bakal bilang "Amien.. Amien.." secara terus menerus setiap 1.49 Detik.

Di moment itulah kita kudu ngepasin ritme "buka-tutup-katup" bersamaan dengan orang yang lagi khusuk bilang Amin.

Kalo bisa kentutnya pake nada dasar E minor biar lebih harmonis ama backsound dari jema'ah pengajian. Harap diingat! usahain ritual "buka- tutup-katup-pantat" itu selesai sebelum pak ustadz selesai baca do'a.

Soalnya kalo pak ustadz uda selesai baca dan gak ada yang bilang amin lagi, tentu kentut kalian bakal terdengar Menggelegar cetar membahana.

 

2. Di tempat Makan (WK)/Lesehan

Ini juga berdasarkan pengalamana gw. Beberapa hari yang lalu, gw sempet makan di KFC, Prapto Bengkulu. Nah, pas lagi asik makan ama temen-temen sekolah gw, mendadak perut gw mengalami kontraksi dan mulai memproduksi gas belerang.

Semakin lama, tekanan gas belerang itu semakin nyata. Dan akhirnya sampai juga di penghujung pantat gw.

Karena waktu itu suasana rame dan orang2 pada rebutan tempat duduk, tentu saja gw gak mau keluar dari situ cuma buat kentut. bisa2 tempat duduk gw diserobot orang.

Nah, saat itu tercetus ide cemerlang di otak gw.

Gw manfaatin kursi di situ. Gini tekniknya : 

Agak Berdiri-->>Pusatkan pikiran pada jaringan pembuluh otot pantat-->>Geser kursi Pelan2 sambil diseret agar tercipta suara gesekan dengan lantai-->>Kentutlah pelan2 dengan disesuaikan ritme suara gesekan kursi tadi-->>Sukses! ->> Lega -->> Bahagia dunia akhirat! :

Tapi waktu itu gw gagal!

jadi, ini sebagai pengingat aja buat kalian biar gak gagal kayak gw. Jadi ini yang terjadi ama gw kemaren :

Agak Berdiri-->>Pusatkan pikiran pada pembuluh jaringan otot pantat-->>Geser kursi Pelan2 -->> Mulai kentut -->> Ternyata kursi gak bunyi pas di geser -->> Suara kentut mulai ter

2. Di tempat Makan (WK)/Lesehan 

Ini juga berdasarkan pengalamana gw. Beberapa hari yang lalu, gw sempet makan di KFC, Prapto Bengkulu. Nah, pas lagi asik makan ama temen-temen kampus gw, mendadak perut gw mengalami kontraksi dan mulai memproduksi gas belerang.

Semakin lama, tekanan gas belerang itu semakin nyata. Dan akhirnya sampai juga di penghujung pantat gw.

Karena waktu itu suasana rame dan orang2 pada rebutan tempat duduk, tentu saja gw gak mau keluar dari situ cuma buat kentut. bisa2 tempat duduk gw diserobot orang.

Nah, saat itu tercetus ide cemerlang di otak gw.

Gw manfaatin kursi di situ. Gini tekniknya : 

Agak Berdiri-->>Pusatkan pikiran pada jaringan pembuluh otot pantat-->>Geser kursi Pelan2 sambil diseret agar tercipta suara gesekan dengan lantai-->>Kentutlah pelan2 dengan disesuaikan ritme suara gesekan kursi tadi-->>Sukses! ->> Lega -->> Bahagia dunia akhirat! :)

Tapi waktu itu gw gagal!

jadi, ini sebagai pengingat aja buat kalian biar gak gagal kayak gw. Jadi ini yang terjadi ama gw kemaren :

Agak Berdiri-->>Pusatkan pikiran pada pembuluh jaringan otot pantat-->>Geser kursi Pelan2 -->> Mulai kentut -->> Ternyata kursi gak bunyi pas di geser -->> Suara kentut mulai terdengar lirih dan syahdu -->> Bapak2 dibelakang gw menoleh dengan muka malaikat pencabut kemaluan -->> Gw Terdiam ->> Nangis -->> Buru2 pulang -->> Nangis dibawah Shower!

Jadi, pesan moralnya, selalu cek dulu apakah lantainya licin atau keset. kalo licin, tuh kursi gak bakal bunyi. :) 

3. Di Kelas/Ruang kerja

Bila anda kebelet kentut di kelas/ruang kerja, anda bisa melakukan trik yang hampir sama dengan trik nomer 2. Tapi biasanya sih, kursi di kantor2 kan ada rollernya di bagian kaki, so it won't be noisy when you drag it up. If u find such situation, ada trik simpelnya buat mengatasi masalah ini.

Lagi2 ini mengandalkan kemampuan jurus "buka-tutup-katup-pantat" dan dipadukan dengan suara batuk buatan.

Oke, kita harus banyak2 latian jurus yang ini karena akan sangat berguna nantinya.

Jadi intinya untuk teknik di situasi terjepit ini, kita harus bisa menselaraskan ritme "buka-tutup-katup-pantat" dan ritme "batuk buatan" kita.

Kalo sukses, antara suara "uhuk!" dan "Pret!" akan berbunyi secara bersamaan dan harmonis.

sehingga orang2 tak akan menduga bahwa anda baru saja melepaskan kentut dan mungkin sama ampasnya. tapi kalo kurang latian, biasanya gak akan harmonis, dan berbunyi begini : "Uhuk! Pret!!", atau "Pret Uhuk!", bisa juga "Preeett.. Uhuk! Pret!".. di kondisi ini.. anda sudah tak tertolong lagi :) 

 

4. Lagi Di Mobil 

Untuk kondisi ini, memang sangat susah untuk diatasi. Tapi gak berarti gak bisa diatasi! :)

Tapi Trik ini cuma berlaku buat para pengemudi/yang megang setir.

Buat penumpang? Belom ada! gw belom bisa mengakali kondisi itu! :p

Anyway, triknya simple.. cukup memadukan jurus "buka-tutup-katup-pantat" sama "pencet klakson".

Jadi, usahain buat ngelepas kentutnya barengan sama pas kamu mencet klakson.

biar suara kentut kamu tertutup ama suara klakson. jadi, orang2 yang di dalem mobil gak bakal tau kalo kamu buang "Gas-Blerang". 

 

CATATAN: Jangan melakukan trik ini bila kamu abis makan jengkol/telur/daging2an.

karena Suara bisa disamarkan, tapi bau nya susah untuk disembunyikan. kalo sampe kamu nekat kentut di dalam mobil, niscaya kamu bakal bikin temen2 kamu yang ada di dalam mobil harus dilarikan ke UGD karena gangguan saluran pernafasan akut. 

 

UNTUK URUSAN GIMANA MENGHILANGKAN BAU BUSUKNYA NIH GUYS, SILAHKAN SEMPATKAN DIRI UNTUK MENYUMPALKAN KAPUR BARUS KE PANTAT KALIAN SEBELOM KALIAN PERGI KELUAR RUMAH.. INSYAALLAH BAUNYA GAK BEGITU "MAUT" :)

 

Oke, I think that's all I can say.. semoga tips di atas bisa membantu kalian dari kondisi2 berbahaya karena nakalnya pantat kalian! babaayyyyyyy:*

 

 

 

Senin, 03 Februari 2014

AKU SADAR



Aku sadar.. Bahwa terlalu merindukan kehadiranmu adalah suatu kesalahan bagiku

Aku sadar.. Bahwa Terlalu mencintaimu adalah suatu kesalahan besar bagiku...

Aku sadar.. Bahwa Terlalu menginginkanmu adalah Suatu kesalahan yang Fatal bagiku

Dan Kini aku Sadar.. Bahwa Terlalu berharap padamu adalah suatu kesalahan yang besar bagiku..

Untuk mu Sekarang...
Jika engkau mencintai seseorang.. Maka Cintailah sekedarnya saja

jika engkau merindukan seseorang..
Maka Rindukanlah sekedarnya saja..

Janganlah Terlalu berharap
Janganlah terlalu menginginkan

karena :
Jika Suatu saat Nanti engkau kehilangannya.. engkau tidak akan terlalu berat untuk melepaskannya..

Cintailah seseorang dengan kesederhanaan
Rindukanlah seseorang dengan kesederhanaan

Jika suatu saat nanti kehilangan..
by: Lidya Puteri Utami

SALAM UQUAH (RISMA ASY-SYURA)




Ini lirik lagunya RISMA ASY-SYURA SMA 1 Curup loh :)

ketika salam menyapa
mendayu menggugah rasa...
saat pertama berjumpa di masjid Asy-syura
tebarkan salam bersama
taaruf kian terjaga
dalam kasih yang Kuasa
ALLAH yang Esa..
...
kenali wajah saudaramu
jangan kau membisu
bergegasla jalin uquah

barsama kita jalin uquah
tinggalkan perbedaan yang ada..
semua satu satu untuk semua

tunjukanlah kepada dunia
kita ini bersaudara
semua satu satu untuk semua.....

karena kita remaja Asy syura...

satu cita untuk RISMA kita
RISMA, RISMA Asy syura

satu cita untuk RISMA kita
RISMA, RISMA Asy syura.... aaaaa

Sabtu, 25 Januari 2014

Do'a Agar Terhindari Dari Banjir





Anas bin Malik bercerita, “Demi Allah, kami tidak melihat matahari (langit hujan) selama 6 hari.”

Kemudian pada hari jumatnya, datang seseorang dari pintu yang sama, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri menyampaikan khutbah. Dia menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berdiri. Dia mengatakan, ‘Ya Rasulullah, banyak ternak yang mati,... dan jalan terputus. Karena itu, berdoalah kepada Allah agar Dia menahan hujan.’

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammengangkat kedua tangannya, dan berdoa,

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

ALLAHUMMA HAWAALAINA WA LAA ’ALAINA. ALLAHUMMA ’ALAL AAKAMI WAL JIBAALI, WAZH ZHIROOBI, WA BUTHUNIL AWDIYATI, WA MANAABITISY SYAJARI

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami dan tidak di atas kami. Ya Allah turunkan hujan di bukit-bukit, pegunungan, dataran tinggi, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” Tiba-tiba hujan langsung berhenti. Kami keluar masjid di bawah terik matahari. (HR. Bukhari – Muslim).

Dari hadis di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melantunkan doa ketika terjadi banjir, akibat terlalu sering hujan. Doa ini bisa anda baca dalam kondisi banjir seperti yang terjadi di ibu kota. Dengan harapan, semoga Allah tidak menimpakan hujan itu sebagai adzab, namun menjadi rahmat.

Pesan Sebelum Nabi Muhammad SAW Meninggal






Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad , Allah berpesan kepada malaikat Jibril

“Hai Jibril, jika kekasih-Ku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh... berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW. Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.

“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

“Ketahuilah wahai anakku, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut pun datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah SWT dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu” kata malaikat Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

“Engkau tidak senang mendengar khabar ini?” Tanya Jmalaikat ibril lagi.

“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar bahwa Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya” kata malaikat Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya malaikat Izrail melakukan tugasnya. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

“Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat sekali maut ini, TIMPAKAN SAJA SEMUA SIKSA MAUT INI KEPADAKU, JANGAN PADA UMATKU”

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu)”. Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii! (Umatku, umatku, umatku)”. Dan, berakhirlah hidup manusia yang paling mulia yang memberi sinaran itu.

Menurut jumhur ulama sebagian Sakitnya Sakarotulmaut Seluruh umat Nabi muhammad sudah dilimpahkan kepada Sayyidina muhammad....

Betapa mendalam cinta Rasulullah kepada kita ummatnya, bahkan diakhir kehidupannya hanya kita yang ada dalam fikirannya. Sakitnya sakaratul maut itu tetapi sedikit sekali kita mengingatnya bahkan untuk sekedar menyebut Mengagungkan Pangilan Nabinya.

صلى الله على سيدنا محمد

Minggu, 19 Januari 2014

JONES (jomblo ngenes)

Salam Jomblo :" X Gue yang sangat ngenes ini mengaku tahun 2014 ini masih memegang gelar jomblo karena Gue sangat yakin kali Kak Andovi Da Lopez dan Bang Raditya Dika juga pasti masih jomblo juga ngahaha #dibunuh. oke gue mau berbagi nih tentang kejonesan Gue sebagai seorang jomblo yang berpengalaman #apasih Jomblo siapa sih yang gak tau sama Jomblo? #jombloterkenal Jomblo merupakan pacar yang tertunda atau masih manpir ke rumah tetangga.  Gue disebut JONES atau JOMBLO NGENES karena tiap gue suka sama orang eh gak taunya udah punya pacar :3 nah yang paling parah tuh yee gue pernah suka sama cowok eh gak taunya tuh cowok masih sodara gue :'( huaaaa #teriakditengahjalan. itu
pun gue tau dari kakak gue kalo sebenernya masih sodaraan sama gue ;'( sumpah sakit banget :'( dan sekarang yang paling sakit itu sekarang gue lagi suka sama cowok tapi dianya gak tau suka atau enggak sama gue :'( (huh)
Gue juga sering jadi korban PHP dari cowok cowok tidak bertanggung jawab itu :" gue sedih,kecewa,sakit kal ngeliat orang pada pacaran. Pengen gue tipulin pake sendal deh :"(
Dan yang paling bikin gue kesel itu mau tau gak? | gak mau | oh yaudah kalo kagak mau tau #balikbadan. Pokoknya mau loh pada mau denger kek mau enggak kek gue bakalan tetep cerita :D yang bikin gue tambah kesel itu adalah para temen gue yang sering ngatain "2014 masih jomblo? Gak jaman keles" buset tuh kata ngena banget dihati gue ;'( Hey buat loh pada yang sering gatain gue kek gitu, loh pada mesti tau kalo gue jga perbah pacaran ya dan juge

Minta Mangap :3

Halo #pasangmukakyut gue lagi sedih nih masih inget banget sama kejadian tadi malem, pokoknya sedih deh! #nangisdipojokkamar pengen tau ga kenapa? | gamau | ohyaudah #pergi wassalam -_- oke lanjut ga perlu pake basa basi ye langsung aja #TERUSINIAPA? ehem. tadi malem gue sama sodara sodara gue minta mangap sama om operator 3 yang udah kita jailin pokoknya merasa salah banget deh gamau lagi ngulangin hal itu nanti kualat :( tapi dibalik kisah sedih itu ada kisah kocak dan tak mungkin terlupakan :') . Mengheningkan mulai. Maapin kita yak om operator 3 udah ngerjain kalian semua, kita semua cuma becanda kok om :( tapi makasih deh buat om mr.x yang udah mau nerima permintaan maaf kami :') (om mr.x kita telpon terus nerima) 

Buat om Bayu jangan marah lagi yak  om oom KILER banget sih, kita kan cuma mau becandaan doang om

Buat om Toro love you om, karen audah mau dengerin 
curhat gue om :* love om Toro. Buat om Rian makasih udah inget sama Ica dan Madona :D alias si Hijriani Buat om Eko makasih yak udah mau ngeladenin sepupu gue request lagu, walupun lagunya salah sih sebenernya. Buat om Dedi jangan nongol siang terus dobg om, malam juga gak papa kok. Buat om Aji plis om jangan PHPin gue dong om, gue kan niatnya baik mau nanya kenapa kuota gue cepet abis kalo buka instagram. Dan oom mr.X makasih yak om udah maafin kita, kita tau kita salah om, maklum jimblo gitu om kagak ada yang nelponib eh yaudah kita nelpon oom operator aja deh. Love you lah pokoknta oom pokoknya. Dan buat oom operator lainnyayang udah kita kerjain ayau yang belun sempet kita kerjain maapun kita yak. Kita bertiga hilap om :( love you oom operator
Black Moustache